Skip to content

KENALI HAWA NAFSU

March 4, 2014

KENALI HAWA NAFSU

Sifat Ada adalah sebenarnya sifat Allah. Sifat Ada itu Esa, hanya Allah sahaja yang layak bersifat dengan sifat ada. Selain daripada Allah sebenarnya bersifat dengan sifat tidak ada atau tiada..

Untuk memperkenalkan diriNya, Allah telah tajalli atau zahirkan sifat adaNya..

Apabila Allah zahirkan sifat adaNya, sifat ada itu tetap menjadi milik Allah juga dan tidak akan menjadi milik selain dari Allah termasuk juga tidak akan menjadi milik kita sendiri.

Sepatutnya apabila Allah memperkenalkan sifat adaNya, hendaklah diakui sifat ada yang sedang diperkenalkan itu adalah sifat Allah…

Tetapi kebanyakkan manusia diatas muka bumi ini telah salah sangka ada Allah yang sedang diperkenalkan itu telah dianggap sebagai ada diri sendiri..

Sangkaan ada Allah yang sedang diperkenalkan sebagai ada diri sendiri itulah sebenarnya hawa nafsu…

Apabila rasa ada diri sendiri, maka timbullah rasa Aku (diri sendiri) yang hidup, Aku (diri sendiri) yang tahu, Aku (diri sendiri) yang berkuasa, Aku (diri sendiri) yang berkehendak, Aku (diri sendiri) yang melihat, Aku (diri sendiri) yang mendengar, Aku (diri sendiri) yang berkata-kata sedangkan sifat hayat, ilmu, kudrat, irodat, basor, samak dan kalam adalah sifat-sifat yang wajib bagi Allah. Sifat-sifat yang wajib bagi Allah adalah hanya milik Allah sendiri sahaja..

Apabila kita merasa ada diri sendiri disamping ujud Allah, maka secara automatik segala sifat milik Allah itu akan dianggap atau disangka sebagai sifat milik diri yang disangka atau diri yang sedang dirasai ada itu..

Rasa ada diri (sedang menyangka sifat ada Allah sebagai sifat ada diri sendiri) itulah sebenarnya apa yang dimaksudkan dengan hawa nafsu sendiri.

PERANAN KITA SEMUA IALAH MELAKUKAN PERANG DENGAN NAFSU (RASA ADA DIRI SENDIRI)

SEPERTI APA YANG TELAH DISABDAKAN NABI MUHAMMAD SAW “PERANG YANG PALING BESAR IALAH BERPERANG DENGAN HAWA NAFSU SENDIRI”

selama ini kita telah menganggap / menyangka sifat ada Allah yang sedang diperkenalkan untuk memperkenalkan dirinya sebagai sifat ada diri sendiri (sedang merasa diri kita ada disamping ujud Allah)

Oleh kerasa sifat Ada adalah sifat yang wajib bagi Allah, dan sifat yang wajib bagi Allah ini Esa dan tidak ada selain dari Allah yang boleh bersifat dengan sifat Ada.

Tidak ada sesuatu yang lain yang bersamaan dengan sifat Allah…..

Jika Allah tidak memperkenalkan sifat adaNya, Dia tidak akan dikenali… Untuk memperkenalkan diriNya Allah mentajalli aran menzahirkan segala ujud, sifat, nama dan perbuatan Nya…

Penzahiran ujud, sifat, nama dan perbuatan Allah inilah yang dinamakan sebagai maklok..

Maksudnya makhlok Allah adalah apa yang Allah sedang memperkenalkan tentang ujud, sifat, nama dan perbuatanNya,

Setiap satu pengenalan yang berbeza diberikan satu nama panggilan yang lain…

Perbezaan nama adalah sedang menunjukkan perbezaan penzahiran Ujud, sifat, nama dan perbuatan Allah yang berbeza…

Kesemua makhlok Allah adalah merupakan atau sedang menzahirkan ujud, sifat, nama dan perbuatan Allah, dan makhlok tidak mempunyai sifat ada yang tersendiri..

Wujud makhlok adalah sebenarnya adalah sedang menerangkan tentang Ujud Allah…

Sebenarnya makhlok tidak mempunyai Wujud sendiri, sesuatu yang tidak mempunyai wujud sendiri adalah sesuatu yang tidak ada.

Yang ada Ujud sendiri atau YANG ADA DENGAN SENDIRI SAHAJA YANG BERSIFAT DENGAN SIFAT ADA YAITU ALLAH,

Selain dari Allah bersifat dengan sifat tiada. Sifat ada yang terlihat, sifat ada yang terasa, sifat ada yang sedang dijiwai adalah sifat ADA ALLAH YANG SEDANG DIPERKENALKAN…

Selama ini kita telah salah sangka Ujud Allah telah dianggap atau disangka sebagai wujud diri sendiri dan sebagai wujud selain dari Allah…

“PERANAN UTAMA ADALAH MENGISTIHARKAN PERANG DENGAN DIRI YANG SEDANG DISANGKA ADA (SEDANG MERASAI ADA ALLAH SEBAGAI ADA DIRI SENDIRI) seperti firman Allah didalam Al-Quran

21.Surah Al-‘Anbyā’ (Verse 29)
وَمَن يَقُلْ مِنْهُمْ إِنِّي إِلَٰهٌ مِّن دُونِهِ فَذَٰلِكَ نَجْزِيهِ جَهَنَّمَۚ كَذَٰلِكَ نَجْزِي الظَّالِمِينَ

Dan (jika ada) sesiapa di antara mereka berkata: “Sesungguhnya aku ialah tuhan selain dari Allah”, maka yang berkata sedemikian itu, Kami akan membalasnya dengan (azab) neraka jahannam; demikianlah Kami membalas golongan yang zalim.

Kembali menyangka yang Ada Allah itulah sebenarnya Ada Allah. Selain daripada Allah tidak ada ..

Kembali kepada firman Allah

20.Surah Ţāhā (Verse 14)
إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي

“Sesungguhnya Akulah Allah; tiada tuhan melainkan Aku; oleh itu, sembahlah akan Daku, dan dirikanlah solat untuk mengingati Daku.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: