Skip to content

MAKHLOK DICIPTAKAN SEBAGAI UJIAN BUKAN UNTUK DISEKUTUKAN DENGAN ALLAH

April 19, 2014

MAKHLOK DICIPTAKAN SEBAGAI UJIAN BUKAN UNTUK DISEKUTUKAN DENGAN ALLAH

76:1. Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa, sedang dia ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut?

76:2. Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (samada akan tetap diatas tauhid, atau jadikan ciptaannya itu sebagai sekutu dengan Allah (syirik), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.

76:3. Sesungguhnya Kami telah menunjukinya jalan yang lurus; (tauhid) ada yang bersyukur ;bertauhid dan ada pula yang kafir (engkar dengan melakukan syirik – sekutukan ciptaan yang diadakan dengan Ada Allah)

76:4. Sesungguhnya Kami menyediakan bagi orang-orang kafir rantai, belenggu dan neraka yang menyala-nyala.

76:5. Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur.

76:6. (yaitu) mata air (dalam surga) yang daripadanya hamba-hamba Allah minum, yang mereka dapat mengalirkannya dengan sebaik-baiknya.

76:7. Mereka menunaikan nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana.

76:8. Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan.

76:9. Sesungguhnya Kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih.

76:10. Sesungguhnya Kami takut akan (azab) Tuhan kami pada suatu hari yang (di hari itu) orang-orang bermuka masam penuh kesulitan.

76:11. Maka Tuhan memelihara mereka dari kesusahan hari itu, dan memberikan kepada mereka kejernihan (wajah) dan kegembiraan hati.

76:12. Dan Dia memberi balasan kepada mereka karena kesabaran mereka (dengan) surga dan (pakaian) sutera,

76:13. di dalamnya mereka duduk bertelekan di atas dipan, mereka tidak merasakan di dalamnya (teriknya) matahari dan tidak pula dingin yang bersangatan.

76:14. Dan naungan (pohon-pohon surga itu) dekat di atas mereka dan buahnya dimudahkan memetiknya semudah-mudahnya.

76:15. Dan diedarkan kepada mereka bejana-bejana dari perak dan piala-piala yang bening laksana kaca,

76:16. (yaitu) kaca-kaca (yang terbuat) dari perak yang telah diukur mereka dengan sebaik-baiknya.

76:17. Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe.

76:18. (Yang didatangkan dari) sebuah mata air surga yang dinamakan salsabil.

76:19. Dan mereka dikelilingi oleh pelayan-pelayan muda yang tetap muda. Apabila kamu melihat mereka kamu akan mengira mereka, mutiara yang bertaburan.

76:20. Dan apabila kamu melihat di sana (surga), niscaya kamu akan melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang besar.

76:21. Mereka memakai pakaian sutera halus yang hijau dan sutera tebal dan dipakaikan kepada mereka gelang terbuat dari perak, dan Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih.

76:22. Sesungguhnya ini adalah balasan untukmu, dan usahamu adalah disyukuri (diberi balasan).

76:23. Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al Qur’an kepadamu (hai Muhammad) dengan berangsur-angsur.

76:24. Maka bersabarlah kamu untuk (melaksanakan) ketetapan Tuhanmu, dan janganlah kamu ikuti orang yang berdosa dan orang yang kafir di antara mereka.

76:25. Dan sebutlah nama Tuhanmu pada (waktu) pagi dan petang.

76:26. Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang di malam hari.

76:27. Sesungguhnya mereka (orang kafir) menyukai kehidupan dunia dan mereka tidak memperdulikan kesudahan mereka, pada hari yang berat (hari akhirat).

76:28. Kami telah menciptakan mereka dan menguatkan persendian tubuh mereka, apabila Kami menghendaki, Kami sungguh-sungguh mengganti (mereka) dengan orang-orang yang serupa dengan mereka.

76:29. Sesungguhnya (ayat-ayat) ini adalah suatu peringatan, maka barang siapa menghendaki (kebaikan bagi dirinya) niscaya dia mengambil jalan kepada Tuhannya.

76:30. Dan kamu tidak mampu (menempuh jalan itu), kecuali bila dikehendaki Allah. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

76:31. Dia memasukkan siapa yang dikehendaki-Nya ke dalam rahmat-Nya (surga). Dan bagi orang-orang zalim (mensyirikkan Allah) disediakan-Nya azab yang pedih.

Didalam surah Al-Insan ini Allah telah menerangkan diciptakan kita untuk diuji samada kita akan tetap berada diatas ugama tauhid (mengekalkan keEsaan Allah seperti semulajadi iaitu Allah sahaja yang ada, selain dari Allah tetap dengan sifat tidak ada seperti asalnya)…

Keadaan Allah dan makhlok tidak pernah mengalami perubahan selama-lamanya (ALLAH ADA MAKHLOK TIDAK ADA)

ADA MAKHLOK BUKAN SEKUTU KEPADA ADA ALLAH KERANA MAKHLOK DICIPTAKAN DARI TIADA KEPADA ADA UNTUK MENYATAKAN SIFAT ADA ALLAH BUKAN UNTUK DISEKUTUKAN DENGAN SIFAT ADA ALLAH

Diciptakan makhlok bukan untuk disekutukan ada makhlok dengan ada Allah tetapi untuk dijadikan sebagai ayat dan tanda yang menunjukkan ada Allah…

Jangan dijadikan makhlok yang diadakan setelah penciptaan sebagai sekutu bagi Allah maksudnya jangan berpegang dan beriktiqod setelah diciptakan makhlok itu bertukar dari sifat tiada kepada ada….

INGATLAH MERASAKAN DAN BERIKTIQOD MAKHLOK ITU ADA SETELAH DIADAKAN DARI TIADA, ADALAH PERBUATAN YANG SEDANG SEKUTUKAN ADA MAKHLOK DENGAN ADA ALLAH…

ADALAH IKTIQOD DAN PEGANGAN YANG SEDANG MENYENGUTUKAN ADA ALLAH DENGAN ADA MAKHLOK YANG DICIPTAKAN DARI TIADA KEPADA ADA

ALLAH HENDAK MENGUJI SETELAH MAKHLOK DICIPTAKAN, SAMADA ADA MAKHLOK ITU AKAN TETAP DIATAS JALAN YANG LURUS (TAUHID- IAITU TIDAK SEKUTUKAN ADA MAKHLOK DENGAN ADA ALLAH DENGAN BERPEGANG ADA MAKHLOK ITU ADALAH KENYATAAN ADA ALLAH, ADA MAKHLOK ADALAH PENTAJALIAN YANG SEDANG MENERANGKAN ADA ALLAH, BUKAN ADA MAKHLOK ITU SENDIRI, MAKNANYA WALAUPUN MAKLOK ITU DICIPTAKAN DARI TIADA KEPADA ADA, MAKHLOK TETAP JUGA BERSIFAT DENGAN SIFAT TIADA)

TIDAK PERNAH MENGALAMI PERUBAHAN DARI TIADA KEPADA ADA, TETAP HANYA ALLAH YANG ADA DAN ADA MAKHLOK ITU BUKAN SEKUTU ADA ALLAH KERANA ADA MAKHLOK YANG DIADAKAN ADALAH UNTUK MENYATAKAN ADA ALLAH… BUKAN MAKHLOK DIADAKAN UNTUK DISEKUTUKAN DENGAN ADA ALLAH

ATAU PENCIPTAAN MAKHLOK ITU AKAN DIJADIKAN SEKUTU KEPADA ADA ALLAH DENGAN BERIKTIQOD DAN BERPEGANG SETELAH MAKHLOK DICIPTAKAN DARI TIADA KEPADA ADA, MAKHLOK ITU MENJADI ADA (BUKAN ADA MAKHLOK ITU SEDANG MENERANGKAN, BUKAN MEMANDANG MAKHLOK ITU SEBAGAI AYAT ATAU TANDA YANG SEDANG MENERANGKAN KENYATAAN KEESAAN DAN KEKUASAAN ALLAH. TETAPI ADA MAKHLOK ADALAH SEBAGAI ADA MAKHLOK SENDIRI…

Dengan ujian ini ada yang tetap diatas jalan yang lurus (tetap bertauhid kepada Allah) ada juga yang menzalimi diri mereka sendiri dengan menyengutukan ada Allah dengan ciptaan nya… (ada makhlok)

Maka bersabarlah kamu dengan ujian ini supaya tetap berada pada jalan yang lurus (tauhid), Jangan kita mengikut orang-orang zalim iaitu merekam-mereka yang beriktiqod makhlok bersifat dengan sifat ada setelah diciptakan. (Menyengutukan ada makhlok yang diciptakan untuk menyatakan ada Allah dengan ada Allah)

UNTUK TETAP KEKAL DIATAS DASAR TAUHID SELALU

sebutlah nama Tuhanmu (ALLAH) pada (waktu) pagi dan petang. Dengan menumpukan rasa perasaan dengan sebulat-bulat tumpuan kepada ada Allah

Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang di malam hari.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: